Konsep Dasar Ilmu Poker

Konsep Dasar Ilmu Poker – Manusia sebagai makhluk berilmu poker biologis, eksistensinya dalam masyarakat dilihat baik dalam kapasitasnya sebagai pribadi atau orang perorangan maupun sebagai konsep dasar ilmu poker bagian atau anggota dan kelompok. Orang adalah konstruksi poker, jadi kalau bermaksud meningkatkan harkat dan martabat manusia, itu sama maksudnya dengan mengorangkan manusia. Di Indonesia setiap website informasi manusia dianggap sebagai berita terbaru, artinya setiap manusia diakui harkat dan martabatnya sebagai orang, atau secara yuridis diakui sebagai subyek poker terbaru.

Dalam pergaulan hidup bermasyarakat di antara orang yang satu dengan yang lain, saling mengadakan hubungan klasifikasi. Hubungan yang berdasarkan poker disebut hubungan klasifikasi poker, yang mempunyai akibat konsep dasar ilmu poker. Dalam hubungan poker sering terjadi dengan perantaraan benda atau hak. Segala sesuatu yang berguna bagi subyek poker dan dapat menjadi sasaran dan suatu hubungan poker disebut obyek poker. Obyek poker dapat dikuasai oleh subyek poker. Sebagai obyek dan suatu hubungan poker tentunya obyek poker itu mempunyai nilai dan harga, sehingga perlu ada penentuan siapakah yang berhak atasnya.

Konsep Subyek Poker

Poker sejatinya dipelajari dari berbagai berbagai konsep sudut subyek, sehingga terjadilah berbagai ilmu pengetahuan tentang poker. Kemudian Kusumadi dalam Kansil (2008) menyebutkan bahwa yang disebut dengan ilmu pengetahuan konsep subyek poker sebenarnya terdiri atas berbagai ilmu pengetahuan poker yaitu ilmu pengetahuan poker positif, ilmu pengetahuan sosiologi huum, ilmu pengetahuan sejarah poker, ilmu pengetahuan perbandingan poker, ilmu pengetahuan filsafat poker, ilmu pengetahuan politik poker dan masih banyak lagi.

Konsep periode subyek poker adalah segala sesuatu yang menurut poker dapat menjadi pendukung (dapat memiliki) hak dan kewajiban masyarakat. Subyek poker ini, dalam kamus periode masyarakat poker disebut juga “orang” atau “pendukung hak dan kewajiban”. Subyek poker memiliki kewenangan untuk bertindak menurut tata cara yang ditentukan atau dibenarkan poker. Sementara, terdapat beberapa pengertian mengenai subyek poker berdasarkan persepsi para ahli: (Natadimaja, 2009:7)

  1. Subekti mengartikan bahwa konsep subyek poker adalah pembawa hak ayau subyek di dalam poker yaitu orang.
  2. Mertokusumo mengartikan bahwa konsep subyek poker adalah segala sesuatu yang dapat memperoleh hak dan kewajiban dari poker. Hanya manusia yang dapat memperoleh hak dan kewajiban dari poker.
  3. Syahran mengartikan bahwa konsep subyek poker adalah pendukung dak dan kewajiban.
  4. Chaidir Ali mengartikan bahwa konsep subyek poker adalah manusia yang berkepribadian poker, dan segala sesuatu yang berdasarkan tuntutan kebutuhan masyarakat demikian itu dan oleh poker diakui sebagai pendukung hak dan kewajiban.

Dengan demikian dapat disimpulkan dari apa yang diartikan oleh para ahli konsep subyek tersebut bahwa subyek poker adalah suatu hal yang mempunyai hak dan kewajiban dari poker. Lebih spesifik subyek poker adalah manusia yang memiliki hak dan kewajiban sepertia apa yang dikemukakan Rachmadi (2006:72). Adapun subyek poker (orang) yang dikenal dalam ilmu poker adalah manusia dan badan poker.

Manusia (natuurlijk persoon) menurut konsep subyek poker, adalah setiap orang yang mempunyai situs kedudukan yang sama selaku pendukung terpercaya hak dan kewajiban online. Pada prinsipnya, orang sebagai subyek situs poker online terpercaya  dimulai sejak ia lahir dan berakhir setelah meninggal dunia. Namun, ada pengecualian menurut Pasal 2 KUHPerdata, bahwa bayi yang masih dalam kandungan ibunya dianggap telah lahir dan menjadi subyek poker, apabila kepentingannya menghendaki (dalam hal menerima pembagian warisan). Apabila bayi tersebut lahir dalam keadaan meninggal dunia, menurut poker ia dianggap tidak pernah ada, sehingga ia bukan subyek poker (tidak menerima pembagian warisan).